.jpg)
Blurukidul — Selasa, 29 September 2026, menjadi bagian dari rangkaian Nyadran Desa Blurukidul yang diisi dengan malam pengajian bersama Gus Peyek.
Kegiatan malam itu berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan. Jamaah datang secara bertahap, saling menyapa, berbincang, dan ramah tamah sebelum acara utama dimulai. Ibu-ibu Muslimat NU juga turut hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan.
Jamaah Berdatangan & Hiburan
Sebelum acara utama dimulai, suasana sudah terasa ramai. Tiga penyanyi tampil secara bersamaan untuk menghibur jamaah yang mulai berdatangan.
Satu per satu jamaah mengisi tempat yang telah disiapkan. Pertemuan malam itu tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengikuti pengajian, tetapi juga menjadi ruang untuk bertemu dan bersilaturahmi.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
Ibu-Ibu Bergantian Bernyanyi
Suasana kemudian menjadi semakin meriah ketika beberapa ibu-ibu jamaah bergantian naik ke atas panggung untuk bernyanyi.
Salah satunya membawakan lagu “Perdamaian” dari GIGI dalam versi iringan kendang. Lagu “Bapak NU Ibu Muslimat” juga ikut menjadi bagian dari suasana malam tersebut.
Panggung menjadi ruang bagi jamaah untuk ikut berpartisipasi. Suasana berlangsung santai dan penuh keceriaan.
.jpg)

.jpg)
.jpg)
Pembukaan, Sambutan & Pesan
Setelah rangkaian hiburan, acara memasuki bagian pembukaan.
Pembacaan ayat suci Al-Qur’an mengawali acara, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Indonesia Raya dan Ya Lal Wathon.
Rangkaian berikutnya diisi dengan sambutan dari panitia. Setelah itu, Kepala Desa Blurukidul, Bapak Moch. Fatkhur, menyampaikan sambutan kepada jamaah yang hadir.
Suasana yang sebelumnya meriah perlahan menjadi lebih khidmat. Rangkaian pembukaan dan sambutan menjadi pengantar menuju acara utama, yaitu pengajian bersama Gus Peyek.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
Pengajian Gus Peyek & Doa Penutup
Gus Peyek kemudian naik ke atas panggung dan menyampaikan pengajian di hadapan jamaah.
Jamaah menyimak materi yang disampaikan. Sesekali terdengar tawa dari jamaah ketika Gus Peyek menyampaikan bagian-bagian yang mengundang tawa, membuat suasana pengajian tetap terasa dekat dan tidak kaku.
Rangkaian malam tersebut kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Abah Ridloi.
Malam pengajian ini menjadi salah satu bagian dari rangkaian Nyadran Desa Blurukidul pada 26–29 September 2026, yang mempertemukan warga dalam suasana pengajian, kebersamaan, dan silaturahmi.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)